MEMBANGUN
KESEHATAN MENTAL DALAM PENGGUNAAN RASA ANGKA PADA OPERASI DENGAN BILANGAN BULAT
Di
era yang serba canggih seperti saat ini, Kesehatan mental masih menjadi masalah
utama bagi setiap anak. Banyak anak yang merasa stress karena mereka tidak siap
secara mental menerima perubahan teknologi yang pesat. Seperti yang disebutkan
oleh Halida (anggota World Health Organization/WHO), “mental health is a
state of well-being in which individuals ae able to : Realizetheir abilities,
cope with pressures and stress in daily life, work productively, and are able
to contribute actively in their environment or community.”
Anak
yang memiliki Kesehatan mental akan lebih menunjukkan kemampuan atau potensinya
untuk menghadapi tantangan hidup, serta membangun hubungan positif dengan orang
lain. Untuk membangun Kesehatan mental di jaman yang perkembangan teknologinya
begitu cepat ini, maka diperlukanlah inovasi baru, seperti Rasa Angka. Rasa
Angka sendiri ialah penomoran menggunakan pikiran, sehingga dengan rasa angka
akan ada verbalisasi penalaran. Yang dimana,
verbalisasi penalaran akan membantu siswa untuk mengembangkan pemikiran yang
kritis dan mengekspresikan ide. Dan dengan ini anak-anak akan memiliki strategi
praktis untuk membangun ketahanan mental sejak usia dini.
Dasar
dari matematika sendiri adalah berhitung. Karena itulah kemampuan siswa sanagt
ditekankan dalam pembelajaran matematika. Dalam Pendidikan dasar, pembelajaran
matematika terdiri dari empat prinsip, yaitu : penjumlahan, pengurangan,
perkalian, serta pembagian. Saat ini ada banyak sekali kalkulator dan
penyebaran ‘Aritmatika Mental’ yang membuat perhitungan menjadi lebih mudah.
Namun, itu hanya keterampilan. Orang yang memiliki rasa angka yang baik
diharapkan memiliki keterampilan dan sensitivitas mental untuk memproses angka
sehingga dapat memudahkannya dalam menghitung.
Rasa
Angka adalah sebuah keterampilan, yang jika dilatih dengan baik maka akan
bermanfaat bagi siswa. Rasa angka ini juga sangat baik guna mendukung
kecerdasan mental dan logis tertama dalam bidang matematika. Hasil studi yang
dilakukan oleh Yang dan Hsu, menyatakan bahwa rasa angka mengacu pada pemahaman
umum individu tentang angka dan operasi-operasinya, dengan kemampuan untuk
mengembangkan penggunanya secara bermanfaat secara mental. Ini adalah strategi
yang fleksibel dan efisien untuk menangani masalah numerik.
Fosnot
menyatakan bahwa, siswa yang memiliki keterampilan rasa angka, akan memiliki
sifat fleksibel dan percaya diri serta dapat mengatasi berbagai jenis
pertanyaan terkait degan angka serta menerapkannya dalam pengalaman kehidupan
nyata. Jika seorang anak tidak terlahir dengan kemampuan rasa angka, maka
sebagi endidik harus bisa mengeksplorasi rasa angka anak. Dengan itu, pendidik
dapat menentukan perkembangan pemikiran sisa, strategi yang harus digunakan,
dan kesalahpahaman.
Manfaat
memahami rasa angka adalah siswa memiliki pikiran yang sehat sehingga dapat :
1.
Mengetahui nilai relative
2.
Menggunakannya untuk membuat penilaian
3.
Menggunaannya secara fleksibel saat latihan
penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian
4.
Mengembangkan strategi yang berguna saat
menghitung, mengukur, dan memperkirakan.
Penelitian ini dilakukan untuk
mengeksplorasi hubungan anatara rasa angka dan Kesehatan mental dengan fokus pada
kemampuan siswa untuk melakukan operasi bilangan bulat. Dan bertujuan untuk
memahami bagaimana keterampilan rasa angka berkontribusi pada Kesehatan mental
siswa dan kemampuan mereka untuk memecahkan masalah.
Hasil dari penelitian ini
diharapkan dapat mengetahui mengenai :
1.
Seberapa baik siswa dapat mengurutkan dan
mengurutkan bilangan bula
2.
Pemahaman siswa tentanghubungan dan
operasi bilangan bulat
3.
Kemampuan siswa untuk memperkirakan dan
bekerja dengan pola numerik
4.
Hubungan antara keterampilan rasa angka
dan kesejahteraan mental siswa.
Penelitian
ini diharapkan dapat berkontribusi pada pemahaman pentingnya rasa angka dalam kesehatan
mental dan keberhasilan akademis matematika. Serta dapat memberi wawasan bagi para
pendidik dan pembuat kebijakan tentang bagaimana memupuk pengembangan rasa
angka pada siswa dan mendukung kesehatan mental mereka. Pembelajaran rasa angka
akan melatih mental secara estimasi. Oleh karena itu, dengan mempelajarinya,
siswa akan tenang secara mental dan mudah beradaptasi dengan keadaan lebih mudah.
Sehat secara mental berarti siap secara mental untuk berubah dengan cepat
sesuai dengan tuntutan zaman. Jika siswa telah dilatih dengan pola rasa angka,
siswa akan lebih merasa terlindungi dari gangguan kecemasan dan depresi karena
telah membantu ketahanan mereka.
Berdasarkan
hasil di atas, kemampua rasa angka siswa dalam menyelesaikan masalah operasi
bilangan bulat untuk siswa sekolah dasar adalah keterampilan numerasi,
kemampuan pengetahuan angka, kemampuan mengubah angka, kemampuan memperkirakan,
dan kemampuan membuat pola sehingga kesehatan mental siswa terwujud. (oleh Salsabila Qothrunnada)

Komentar
Posting Komentar